AKU SAHIBUL HIKAYAT

Kata Hati


Di saat penghujung hubungan kita , aku tertanya , kenapa mesti hubungan kita berakhir sebegini ? Kenapa mesti hubungan kita secepat ini ? Belum puas aku menikmati cinta kita . Menjadi tanda tanya adakah semua punca dari aku atau memang kita tidak ditakdirkan bersama . Segala persoalan menusuk otakku yang kecil .
         Ya Allah , sungguh aku rindu dia . Semuanya ibarat igauan ngeri buat aku . Aku sakit , lemah , hilang arah jauh dari cintanya . Aku mengharapkan ia berpanjangan tapi semuanya hanya mimpi yang mati . Aku terdiam , kaku , dan seolah membatu . Aku buntu . Mengapa dia hadir untuk seketika waktu sedangkan aku dah habis baik menjaga cinta ini , perasaan , tingkahlaku ku . Dari setiap detik di saat pertemuan pertama , di perkenalanku yang pertama , tak sudah-sudah aku memuja cintanya tapi semuanya tersasar jauh .
         Aku tak tahu adakah kita memang berbeza dari segi rupa paras mahupun darjat ? Segala janji telah terucap tapi kini hanya tinggal memori duka . Tiap kali ku solat ku berdoa agar kita di panjangkan jodoh tapi segalanya tersurat dan tersirat , kita terputus jua . Aku sayang dia , aku cinta dia sumpah demi Allah . Kini ku lihat kau bahagia bersama dia , hatiku hancur , musnah dan punah di makan kekecewaan di tambah air mata yang tak henti-henti mengalir di saat kenangan terpancar , terpapar di mindaku . Aku songsang dalam haluan hidupku , hidupku semakin terseksa , aku derita .
        Kau hadir di saat aku derita , kau muncul di saat aku hilang arah , kau menjelma bak penyelamat , menyelamatkan aku dari kemusnahan diri . Jujur aku hampir mati di makan tindak tandukku yang terlalu mengikut perasaan tapi kau hadir merubah segalanya . Kau perbetulkan langkahku yang songsang , kau bina kembali jati diriku , kau hidupkan kembali cintaku yang telah mati . Aku bahagia , kenangan bersama wanita lalu tetalh aku hapus tapi .
        Semua berubah sekelip mata . Cinta kita semakin retak . Kau berubah hati , perasaan sayang yang dulu bagai hilang landasannya . Aku resah , gelisah dan gundah gulana . Kau semakin menampakkan kebencian kau padaku buatku terdiam , tersipu . Mana janji kau yang dulu ? Mana rasa sayang kau yang dulu ? Aku hiba . Aku kerap semakin menangis .
                       "Aku berdiri kini tanpa ada kau disisi . Aku berdiri tanpa rasa sayang di hati . Ku anggap duka pembakar diri , buat ku bangkit dari mimpi , bersama puisi kalam ,ku buang jauh gantikan dengan rentak yang padu . Aku berlagu walau laguku duka . Aku lupakan segalanya . Aku kini bangkit hadapi masa depanku"
       Aku tahu , di saat aku terluka , kecewa , Allah sentiasa disisiku . Allah sentiasa menemaniku . Semuanya hanyalah sapaan tuhan buatku supaya aku perbetulkan kembali diriku yang kian jauh dari landasan seorang insan Islam . Ku anggapkan semua memori duka , ku biarkan berlalu ditiup angin di mamah masa . Terima kasih atas pertemuan aku dan dia . Terima kasih kerana tinggalkan kenangan yang mendalam . Aku akur segala rancana yang telah dirancang untukku . 6,7,8 Alhamdulillah syukur ..

No comments:

Post a Comment

ALRIGHT RESERVE BY SEPHIROT